SANG PELUKIS WAKTU
Dia merangkak diantara nasib dan pilihan
Dibenak nya,Sebelum pada ahirnya terpaksa menyerah pada suratan.
Tak henti merayu angkuhnya mimpi
Menghiba pada duri-duri jalanan
Dipasang surutnya gelombang kehidupan
Tertancap keyakinan yang teguh
Mimpi ini harus tetap diwujudkan.
Dia sang pelukis waktu
Pertaruhkan cinta dan harapan
Di gelanggang yang tak kenal perasaan itu
Kudengar rintihnya'
Ibuku harus bisa kubahagiakan.
P.Lubis
Malaysia
04-02-2013


0 komentar:
Posting Komentar
Tinggalkan pesan anda