PUISI CINTA ROMANTIS
- TABAHLAH SAYANG
tabahlah sayang....
Hingga nanti kita akan bercinta
Seromantis ombak mengecup bibir pantai
Semesra titis embun pagi yang jatuh pertama
di kuncup bunga nan ranum
kita akan rapatkan dada yang lama dahaga cinta
Sehangatnya kita akan berpeluk
hingga cair segala rindu yang beku.
ini hanyalah kisah indah yang tertunda,
tabahlah sayang...
suratan menakdirkan kita sepasang kekasih
yang berjauhan
Namun rindu yang menambat hatiku kehatimu
Adalah tunangan yang tanpa sua kita resmikan
Tak kah kau ingat?
malam itu dihardiri sejuta bintang-bintang remaja,
disaksikan purnama tua,
kita bertunang janji
Bila kelak aku adalah siburuk rupa
Maka kau adalah bidadari yang buta,
Bila kelak hidup kita tak berharta
Cinta cukup buat kita bahagia.
ingat...,
itu paswort nya hubungan kita.
Padang-
04-01-2014
- KETIKA RUMPUT LIAR BERBUNGA MAWAR
Bagai senja yang dipinang malam
tanpa mahar,kita jadi satu zat
melalui segenap hari
yang terasa begitu indah ,
adalah ketika rumput liar
berbunga mawar.
Aku bersyukur pada waktu yang
sebentar!
Karena telah melukis kenangan
manis yang abadi diselasar hidupku yang hambar.
Kau bagiku adalah bintang yang tak putus bersinar
Matahari yang tak pernah terbenam
Sebuah warna yang tak kan pernah pudar
Kau..,yang telah buat rumput liar berbunga mawar.
Betapa kau sangat berarti.
Malaysia
2012
- GADIS DIBAWAH HUJAN
Gadis itu tetap memilih dibawah payung nya
Sore itu dilangit' kilat dan petir pada bertengkar
Mataharipun tak sempat melukiskan senja
Ada gadis dibawah hujan
Payungnya patah tersenggol badai
Rambut nya basah ia bawa menari
Tubuhnya gemetar ia bawa bernyanyi
Ada gadis dibawah hujan
Menanti janji dari pagi
Tubuhnya menggigil hatinya tetap hangat
Jenuh dan bosan ia nikmati
Hujan berhenti malampun tiba
Angin berbisik pada daun-daun
Aku melihat gadis paling setia.
Padang Pariaman
22-01-2014
- BIAR WAKTU YANG MENJAWAB TANYA
Seperti kapas merela dililit sirih
Begitu hati kita yang tetap tegar
Walau dihakimi salah dalam memilih
Bila kau adalah langit dengan awannya
Akulah bumi yang punya lautan.
Lantas,Kita berkasih dan bercinta
Sayang tak semua yang setuju akan hujan
Tak seberapa yang suka
degan pelangi yang telah kita lukiskan
Biarkanlah kasih
Biarkanlah sayang
Kupinta agar kau tetap bisa setia
Walau kemah kita terpencil
Kerana khasta kita yang berbeda
Jangan takut sayang! Hidupmu dinadiku
bila belati mengerat membelah
Nyawaku diruhmu bila dunia akan memisah
Kuyakin sayang restu tuhan akan membukan kita jalan
yang Indah
Akan mulai kasihan atas ketabahan
cinta kita yang tergusur dan terfitnah
Dalamnya Jurang angkara
bakalan tertimbun besarnya Rasa cinta
Terjalnya kebengisan bakalan runtuh
oleh getaran hati kita yang selalu tabah dalam menerima
Apapun jua sayang....
Apapun jua,
Biar waktu yang menjawab tanya.
Malaysia
20-07-2013
Tiaada yang lebih tulus dari matahari
Yang merelakan hujan turun
diatas sinarannya'
Tiada..,
Tiada yang lebih mengharukan dari air mata
yang jatuh dalam senyuman.
Tiada..,
tiada yang tau,
Hingga langit melukiskan pelangi setengah lingkaran.
Tiada,
Tiada yang mengerti,
hingga menjadi isayarat yang tak tersampaikan
- DIA YANG TULUS
Dialah yang tertawa panjang hanya dengan lelucuanmu yang sederhana
Dia yang berkata aku tak bisa tidur,
Disaat kau menelfonya tengah malam
Dia yang sedikit merasa kecewa
Saat membuka telfonya
Ternyata bukanlah pesan darimu
Dia yang hatinya tergetar disaat orang lain menyebut namamu
Dia yang tulus menyayangimu
Adalah orang yang paling mudah untuk kau kelabuhi
Dia yang
Dengan mudah bisa kau tipu,
Tanpa kau menyadari dia sembunyikan luka
Berharap kau akan fahami sendiri
Betapa relanya hatinya yang tulus menyayangimu
Hingga senyum nya tak membuatmu curiga
Kalau Airmata nya jatuh saat ia meyendiri
Dan dia yang tulus menyayangimu
akan ada masanya untuk pergi
Bukan berarti dia tak mencintaimu lagi!dia ingin tau hadirnya bagimu seberapa berarti?
Malaysia
19/07/2013
- AKU YANG MENYAYANGIMU
Sedalam manalah makna kata-kata
Dari yang telah dituturkan rama-rama pada bunga-bunga
Hingga menjadikannya rela untuk layu?
Aku menyangimu tanpa bahasa.
sungguh!
Seperti air mata yang mendewasakan,
Dan bagaimana perjalanan
hidup mengajarkan kita tentang pendirian.
Sepuitis manalah madah sabda para pujangga?
Dari jemari tangan kita yang saling mengisi antaranya.
Hingga tertaut hasyrat alami didada,
Sungguh!
Aku menyayangimu taklah terangkat lagi
oleh makna kata-kata.
Saat dalam diam kita bertentang mata
menggerutu jiwa ingin memelukmu,
Cinta...,
jangan
jangan lagi kau tanya.
Malaysia
12/08/2013
- TELAGA HATI YANG PECAH
Mungkin bagimu ini hanya kata-kata murahan
Yang terlontar dari bibir sebagai ucapan yang lumrah,
Atau jejeran kata yang terluah dari hati yang bagimu hanya akan menyepah.
Tapi,
resapilah wahai dara yang telah memancung sukmaku,
hingga bersimbah
Lara hatiku'
dilumuri gundah, kalut tiada tara.
Lelahku menampung
Hingga ahirnya jadi telaga hati yang pecah.
Bila kusanggup menentang matamu, sungguh madah ini tak kan kugubah,
pesona wajah mayamu yang bertengger ditiap sudut padangku
Malah kian merona
Saat kuucap astaqfirullah.
Semoga saja tak jadi fitnah,
fitrah yang jauh dari maruwah ini
telah kehilangan hati sudah,
Terus terang aku hanya menuduhmu!
Karena tiada lagi yang mampu untuk ku hayalkan dengan yang lebih indah
Selain dikau yang berada
dibelakangku' mengikuti sujudku menghadap
Allah.
Subhanallah.
P.Lubis
Malaysia
20-01-2013



0 komentar:
Posting Komentar
Tinggalkan pesan anda